Suatu hari, ketika Gladis sudah saatnya untuk hidup sendiri, Pandji mulai menampakkan ketidakpeduliannya terhadap Gladis.
Bagaimana bisa dia membiarkan Gladis memenuhi kebutuhan sehari sendiri dan dengan bantuan pacar teman Gladis. Tentu Gladis kesal terhadap sikap Pandji yang mulai acuh tak acuh. Bahkan Pandji yg dulu masih tetap sampai sekarang. Dia hanya menghubungi Gladis ketika ia mau menghubunginya. Gladispun begitu. Dia tidak pernah mau menghubungi jika tidak Pandji terlebih dahulu yang menghubungi.
Sampai pada akhirnya Gladis kesal dan mulai melampiaskan kekesalannya pada kesibukan. Gladis berusaha bersikap biasa saja. Namun dia tidak bisa melakukannya. Suatu ketika Pandji menghubunginya via sms dan message facebook. Gladis tidak menggubrisnya. Dia kesal terhadap Pandji. Dia mencoba menguji kesbaran Panjdi. Dia ingin melihat sebesar apa usaha Pandji untuknya. Namun Pandji adalah Pandji. Dia selalu pesimis. Dia tidak pernah mau berusaha lebih. Hanya mampu menerima adanya. Dia hanya ingin perjalanannya selalu mulus tanpa hambatan. Bahkan Gladis menemukan tulisan Pandji yang mengatakan bahwa ia sudah menyerah untuk memperjuangkan Gladis. Ah.. Pandji keterlaluan. Bagaimana dia bisa bersikap seperti itu di saat Gladis sudah mau mulai melupakan Selo. Akhirnya Gladis memutuskan untuk tidak lagi mengharapkan Pandji. Tapi tak bisa dipungkiri dia sangat merindukan Pandji. Sesekali dia mengupdate status seolah-olah dia sudah menemukan seseorang yg lain. Tapi itu bohong. Dia hanya berusaha menutupi kerinduannya terhadap Pandji. Di saat seperti ini seorang bernama Key muncul. Sesosok kakak bagi Gladis. Dia sering kali menghibur Gladis tanpa tahu masalah apa yang dihadapinya. Yang dia pikir hanya bagaimana membuat Gladis senang. Gladis merasa aman, nyaman di sampingnya. Tapi Gladis sadar sampai kapanpun dia hanya pantas dia anggap sebagai kakak. Kebersamaan Gladis dengan Key mampu menghapus ingatan Gladis tentang Pandji bahkan Selo. Hari demi hari berlalu bahkan sudah 2 bulan tak ada kabar dari Pandji. Gladis benar-benar lupa dengan kisahnya. Dia asyik dengan kesibukannya. Semua masalah dia lupakan.. Semua berlalu begitu saja...
To be continued \o/
Sabtu, 31 Agustus 2013
Menghilangnya Gladis (Cinta belum Kelar part. 5)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar