Kamis, 20 Juni 2013

Belum Selesai Disini (Cinta Belum Kelar Part. 3)

Sebagaimana yang telah dia lakukan sebelumnya Gladis hanya mampu menikmati apa yang keduaa orang itu berikan...

Pernah dia mencoba memancing Panji agar dia tahu bagaimana yang sebenarnya. Dia mencoba melakukan banyak cara untuk membuat Panji menampakkan perasaannya.
Sesuatu hal yang tak bisa diperkirakan dan tidak disangka-sangka oleh Gladis ketika mereka berdua bersama-sama menikmati suatu acara. Seakan-akan disana hanya ada mereka berdua, Gladis sangat menikmatinya. Dia terlihat senang dan dia terlihat nyaman hingga mampu melupakan orang-orang disekitarnya.
Disana Gladis melihat keseriusan ketertarikannya terhadap Panji. Dan dengan Panji, Gladis mampu melupakan Selo sementara.
Hari demi hari berlalu.. tiba-tiba Pram mmengatakan pada Gladis bahwa ada kemungkinan orang yang Panji maksud adalah dia.. Dia dan Pram selalu membuat hipotesa untuk memecahkan kode yang Panji buat. 
Semakin hari kode-kode tersebut semakin meyakinkan Gladis.
Dalam hal ini Gladis menyimpulkan bahwa Panji tidak pernah berani untuk mendekatinya. Karena kasta masih saja berlaku bagi Panji. Panji terlalu pesimis.. !!
Sempat hilang dari peredaran, Selo tiba-tiba mengatakan bahwa ia tidak ingin menyakiti Gladis.
Di hari Selo mengatakan hal itu, Gladis mendapatkan pesan bahwa Panji sudah tau perasaan Gladis yang sebenarnya.
Gladis tidak tau harus berbuat apa dengan kedua orang itu...
Gladis mencoba menyangkal hal yang dituduhkan Panji. Gladis mencoba bersikap tenang atas pesan yang ia terima daari Selo.
Malamnya Panji terus-terusan mencoba mencari kebenaran atas apa yang ia tuduhkan. Begitupun Gladis.. Namun, Panji berusaha menutupi perasaannya. Dia berbohong kepada Gladis dan ia merasa kecewa atas sikap Panji yang tidak mau mengakui. Walau Panji akhirnya juga mengakuinya.
Setelah kejadian itu Panji mulai menampakkan perhatiannya sedikit demi sedikit.
Namun tentang hubungan mereka, mereka berusaha menutupinya. Apalagi sampai terengar Selo.
Waktu berjalan namun mereka masih menutupinya hingga orang-orang disekitar mereka merasa ada yang ganjal antara sikap Gladis dan Panji.

Walaupun Gladis sudah menentukan pilihannya dan memilih Panji, selalu terbesit dalam pikirannya sesosok Selo yang biasanya menghubunginya dengan sesuatu yang tidak jelas. Gladis merasa ada yang hilang. Namun Gladis mencoba bersikap real. Dia tidak ingin menyakiti Noni lagi. Dia juga tidak ingin menykiti Panji. Semua telah berjalan pada koridornya masing-masing.... Namun ada seseorang lagi yang muncul diantara Gladis dan  Panji.. Dia adalah Sarah mantan kekasih Panji yang masih sangat menyukai Panji...


To be continued.... ^,^v

0 komentar: